oleh

Upaya Peningkatan SDM, Sebanyak 6.240 ASN Bawaslu ikuti Pelatihan Dasar dan Orientasi

NUNUKAN – Dalam upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) jajaranya, Bawaslu Nunukan mengikuti rapat zoom meeting persiapan latihan dasar (Latsar) dan penguatan orientasi bagi Apratur Sipil Negara (ASN), baik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu se- Indonesia, Jumat 08 agustus 2024.

Untuk ASN Bawaslu Nunukan sendiri terdiri dari 3 orang CPNS dan 4 orang PPPK dari 6.240 ASN Bawaslu seluruh Indonesia, yang rencananya akan mengikuti pelatihan tersebut, yang berlangsung 14 agustus-17 desember 2025.

Dimana untuk latsar CPNS akan dilakukan kick off 15 agustus, sementara penguatan orietasi untuk PPPK dimulai 21 agustus yang dilakukan secara terpisah.

Kepala Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu RI Roy Siagian menegaskan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya, seperti tenaga pelatih profesional, kurikulum dan mekanisme penilaian untuk kelancaran pelatihan, mengingat pelatihan dilakukan secara full daring.

“Kemarin ada yang bilang latsarnya melalui tatap muka, jadi kembali kami tegaskan itu tidak benar ya saudara-saudara semua. Karena memang kondisinya kita harus efisiensi tanpa menghilangkan subtansi dari latsar tersebut.” Tegas Roy dalam memberikan arahan dan sambutan saat zoom meting.

Ia menambahkan untuk menjamin efektivitas pelatihan, mengingat jumlah peserta yang cukup banyak maka pelatihan akan dilakukan sebanyak 7 gelombang dan dibagi menjadi 44 kelas.

“Agar lebih tertib maka tiap kelas akan kita batasi hanya 42-44 orang. Dan peserta wajib on kamera dengan pakain putih hitam, untuk rabu batik dan mengenakan sepatu.” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Nunukan Moch. Yusran yang didampingi Kepala Sekertariat Dwi Irdayani, ditemui setelah mengikuti rapat zoom menjelaskan kepada Rubrikaltara.id, tujuan pelatihan dimaksud adalah bagian dari orientasi penguatan kepemimpinan dasar serta pengenal visi, misi dan tata kelola kerja di Bawaslu oleh ASN yang baru saja di lantik, sehingga bisa secepat mungkin menyesuaikan diri dalam menunjang kinerja organisasi menghadapi Pemilu 2029 mendatang.

“Sesuai arahan, rangkain pelatihanya kan 61 hari ya maka 7 orang ASN kami akan di bebas tugaskan dari tugas-tugas kantor yang dapat mengganggu jalannya pelatihan.” Kata Dewi sapaan akrabnya.

Meski begitu, dewi juga menegaskan bahwa ASN yang ikut nantinya, harus tetap berada di kantor selama mengikuti proses pelatihan secara daring, hal ini karena selain sarana prasarana di kantor menunjang, di satu sisi untuk memudahkan pihaknya bisa memastikan ASN Bawaslu Nunukan tertib mengikuti jalanya pelatihan.

“Di bebas tugaskan, bukan berarti diliburkan, harus tetap ngantor, kegiatan rutin yang tidak menganggu jalannya pelatihan tetap harus di ikuti.”

“Ini juga perintah Pak Ketua, supaya ASN Bawaslu Nunukan serius dalam mengikuti semua rangkaian pelatihan.” Pungkasnya.

Penulis: Rahman | Editor: Akbar