oleh

Dukung Kinerja Pemerintah Daerah Perbatasan, BPPD Nunukan Siap Bangkitkan Kembali Aset Milliaran yang Terbengkalai

RUBRIKKALTARA.ID, NUNUKAN – Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Nunukan, Roby Nahak Serang, menyoroti kondisi dua unit speedboat milik BPPD Nunukan yang kini dibiarkan di Pelabuhan Liem Hie Djung dalam keadaan rusak dan tidak layak untuk digunakan, kedua aset tersebut ditafsir bernilai hingga miliaran rupiah.

Seusai resmi dilantik dan menjabat beberapa waktu lalu, Kepala BPPD Kabupaten Nunukan, Robby Nahak Serang, gerak cepat sesuai dengan arahan Bupati Nunukan, H.Irwan Sabri.

Roby menyoroti kondisi dua unit speedboat milik BPPD Nunukan yang kini dibiarkan dalam keadaan rusak dan tidak layak untuk digunakan, kedua aset ditafsir bernilai hingga miliaran rupiah.

“Aset ini sangat berharga sebanrnya jika dijaga dan dirawat untuk  dimanfaatkan guna menunjang aktivitas pemerintahan dan pengawasan wilayah perbatasan,” ujar Roby, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, adanya aset daerah seperti speedboat sangat penting bagi Kabupaten Nunukan yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan dan terletak di perbatasan laut RI-Malaysia. Roby menilai, pemanfaatan sarana transportasi laut tersebut dapat memperkuat mobilitas jajaran pemerintah, terutama dalam mendukung tugas pengawasan dan pelayanan di wilayah terpencil.

“Aset bernilai fantastis seperti ini seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Pemkab Nunukan, terutama bapak bupati, untuk keperluan tugas di wilayah pedalaman dan kepulauan,” tegasnya.

Robby menambahkan, selain untuk kebutuhan mobilitas kepala daerah dan perangkat pemerintah, aset tersebut juga bisa digunakan oleh petugas di lapangan yang bertugas menjaga wilayah perbatasan.

“Apalagi jika speedboat ini bisa digunakan untuk mendukung petugas yang menjaga perbatasan, tentu sangat bermanfaat. Ini aset daerah, jadi semestinya bisa memberikan nilai guna bagi masyarakat dan pemerintah,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melaporkan kondisi kedua speedboat tersebut kepada Bupati Nunukan H Irwan Sabri, agar dapat ditindaklanjuti dan diupayakan perbaikan maupun optimalisasi penggunaannya.

“Langkah ini akan kami laporkan kepada Bupati agar ke depan dapat ditindaklanjuti. Kami ingin aset bernilai miliaran ini benar-benar bermanfaat untuk kepentingan daerah dan masyarakat,” jelasnya.

Robby juga menegaskan bahwa langkah tersebut sejalan dengan arahan Bupati Nunukan untuk bekerja cepat, konkret, dan berorientasi pada hasil yang berdampak langsung bagi masyarakat perbatasan.

“Ini merupakan bagian dari pesan Bupati, bahwa kami diberikan mandat dan amanah untuk bekerja cepat dan nyata,” ucapnya.

Dengan pemanfaatan aset secara tepat guna, BPPD Nunukan berkomitmen mendorong efektivitas pengelolaan wilayah perbatasan sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Upaya pengoptimalan aset ini diharapkan dapat mendukung penguatan sektor perbatasan dan konektivitas antarwilayah, khususnya dalam memperlancar koordinasi lintas instansi dan meningkatkan pelayanan publik di daerah perbatasan laut.

Penulis: Ryan Rivaldy | Editor: Akbar