oleh

Panen Melimpah, Petani Tanjung Sari Nunukan Akui Minimnya Bantuan Pemerintah

RUBRIKKALTARA.ID, NUNUKAN – Produktivitas pertanian di wilayah perbatasan kembali mencuri perhatian. Kelompok Tani Tanjung Sari di Kabupaten Nunukan berhasil memanen padi seluas 32 hektare dengan hasil rata-rata sekitar 2 ton per hektare. Dalam satu bulan, para petani bahkan mampu melakukan panen hingga dua kali, menandakan peningkatan signifikan dalam pengelolaan lahan mereka.

Ketua Kelompok Tani Tanjung Sari, Bagian Jalil, mengatakan keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras petani dalam memperbaiki pola tanam, pengelolaan lahan, dan pengendalian hama. Namun, di balik tingginya produktivitas, para petani masih bergulat dengan minimnya dukungan pemerintah.

Menurut Jalil, kelompoknya belum pernah menerima bantuan pupuk dari pemerintah, bahkan bantuan terakhir yang diterima tercatat pada tahun 2018 lalu.

“Selama ini kami bertahan dengan kemampuan sendiri. Pupuk tidak pernah turun, sementara kebutuhan kami sangat besar untuk menjaga hasil panen,” ungkapnya, Kamis (27/11/2025).

Menyikapi hal itu, Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan, Muhammad Mansur, yang turut hadir dalam kegiatan panen raya, memberikan apresiasi atas ketekunan para petani yang mampu menghasilkan panen melimpah di tengah keterbatasan sarana. Ia menegaskan sektor pertanian harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama terkait distribusi pupuk.

Mansur menyampaikan bahwa DPRD akan menindaklanjuti keluhan petani mengenai pupuk yang tidak pernah terealisasi. Ia berencana memanggil stakeholder terkait untuk meminta penjelasan dan memastikan distribusi pupuk pemerintah berjalan sebagaimana mestinya.

“Keluhan ini harus dituntaskan. Kami akan panggil pihak terkait untuk mempertanyakan kenapa pupuk tidak sampai ke petani. Pupuk bersubsidi juga harus dijamin mudah diakses dan harganya terjangkau, supaya betul-betul memberi manfaat dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” tegas Mansur.

Mansur menambahkan, panen raya ini menjadi bukti bahwa wilayah perbatasan memiliki potensi besar untuk menopang ketahanan pangan daerah hingga nasional. Ia berharap produktivitas tinggi ini menjadi motivasi bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan ketersediaan sarana produksi pertanian di Nunukan.

“Petani kita sudah menunjukkan kemampuan mereka. Tinggal bagaimana pemerintah memastikan dukungan yang memadai supaya hasil panen bisa terus meningkat,” ujarnya.

Panen raya di Tanjung Sari ini sekaligus mempertegas bahwa meski berada di wilayah perbatasan, para petani tetap mampu membuktikan ketangguhan dan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah. Namun tanpa dukungan pupuk dan sarana pertanian yang memadai, keberlanjutan produktivitas mereka masih bergantung pada perjuangan sendiri.

Penulis: Ryan Rivaldy | Editor : Akbar