oleh

Pelni Nunukan Matangkan Persiapan Hadapi Peak Season Nataru, Kapasitas Kapal Dinaikan Menjadi 2.789 penumpang

RUBRIKKALTARA.ID, NUNUKAN – Dalam rangka menghadapi lonjakan arus penumpang pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kementerian Perhubungan melalui PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memberikan dispensasi peningkatan kapasitas penumpang kapal. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif menghadapi tingginya mobilitas masyarakat pada periode peak season akhir tahun.

Melalui dispensasi tersebut, Kepala PT Pelni Cabang Nunukan, Sudjito, mengatakan kapasitas penumpang kapal PELNI ditingkatkan dari kondisi normal sebanyak 1.996 penumpang menjadi sekitar 2.789 penumpang dalam satu kali pelayaran. Peningkatan kapasitas ini diberlakukan khusus selama masa puncak arus mudik dan balik Nataru.

“Namun kebijakan penambahan kapasitas ini tetap dibarengi dengan penguatan standar keselamatan dan kenyamanan penumpang. Seluruh prosedur keselamatan disesuaikan dengan kapasitas tambahan yang diberikan, tanpa mengurangi aspek keamanan pelayaran,” ujar Sudjito, Selasa (16/12/2025).

Sudjito menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang merupakan prioritas utama dalam setiap operasional kapal PELNI, terutama pada masa padat penumpang seperti Natal dan Tahun Baru.

“Oleh karena itu, berbagai langkah antisipasi telah disiapkan, mulai dari penambahan jumlah life jacket sesuai kapasitas maksimal kapal, pengaturan alur keluar masuk penumpang, hingga peningkatan pengawasan dan koordinasi dengan petugas terkait di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan,” tegasnya.

Selain fokus pada operasional kapal, PELNI Cabang Nunukan juga melakukan pengaturan mobilitas penumpang di area pelabuhan guna mencegah terjadinya penumpukan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses embarkasi dan debarkasi berjalan tertib, aman, dan lancar.

“Lonjakan jumlah penumpang menjelang perayaan Natal 2025 diprediksi mulai terjadi sejak Rabu dini hari, 17 Desember 2025, dengan estimasi penumpang mencapai sekitar 1.400 orang dan masih berpotensi bertambah. Untuk itu, seluruh petugas telah disiagakan guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut,” helas Sudjito

Kepala PT Pelni Cabang Nunukan, di pastikan akan turun langsung ke lapangan untuk memimpin dan mengawasi kondisi dilapngan dalam memberikan pelayanan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Tidak hanya melakukan pengawasan dari balik meja kerja, kehadiran pimpinan di lapangan diharapkan dapat memastikan seluruh rangkaian pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.

Dalam menghadapi puncak arus mudik Nataru, dua kapal penumpang disiagakan untuk melayani masyarakat, yakni KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang. Koordinasi secara berkala juga terus dilakukan bersama Pelindo, KSOP, serta aparat TNI dan Polri untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan penumpang selama periode Nataru.

“Kita mengimbau kepada seluruh calon penumpang agar datang lebih awal ke pelabuhan, mematuhi aturan serta arahan petugas, dan menjaga ketertiban selama proses keberangkatan, demi kelancaran dan kenyamanan bersama selama masa arus mudik Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya.

Penulis: Ryan Rivaldy | Editor: Akbar