oleh

Bawaslu Nunukan Perkuat Sinergi dengan Kesbangpol dalam Konsolidasi Demokrasi Pendidikan Politik

RUBRIKKALTARA.ID, NUNUKAN – Dalam rangka memetakan permasalahan dan dampak dari berbagai isu kepemiluan dan penguatan pendidikan politik di masyarakat, Bawaslu Kabupaten Nunukan melakukan koordinasi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunukan. Koordinasi ini merupakan instruksi dari Ketua Bawaslu RI terkait konsolidasi demokrasi dan akibat dari perubahan tata kelola kelembagaan Bawaslu Nunukam yang mulai tahun ini telah berstatus sebagai satuan kerja (satker) mandiri, baik dari sisi anggaran maupun pengelolaan, yang berada langsung di bawah Bawaslu Kabupaten Nunukan.

Ketua Bawaslu Nunukan, Mochammad Yusran, menyampaikan harapan agar sinergitas dan kerja sama yang selama ini terbangun dengan Kesbangpol dapat terus terjaga. Koordinasi ini dinilai penting untuk memetakan berbagai persoalan yang berpotensi muncul dalam pelaksanaan pemilu dan pilkada, khususnya pasca keluarnya beberapa putusan Mahkamah Konstitusi

“Hari ini kita berkoordinasi bersama Kesbangpol Nunukan dalam rangka konsolidasi demokrasi di luar masa tahapan, ini kita lakukan guna memetakan isu-isu berkaitan dengan pemilu seperti contohnya putusan MK yang baru-baru ini disahkan terkait pemisahan pimilihan lokal dan nasional, penguatan hasil penanganan pelanggaran Bawaslu ataupun isu lain seperti politik uang, politik identitas, netralitas ASN dan sebagainya,” ujar Yusran, Kamis (05/02/2026).

Konsolidasi demokrasi ini juga merupakan upaya Bawaslu Nunukan untuk mempersiapkan pemilu mendatang.

Debat Pelajar Sebagai Pelaksanaan Pendidikan Politik

Sebagai bagian dari penguatan pendidikan politik, khususnya di kalangan pelajar, Bawaslu Nunukan merencanakan pelaksanaan kegiatan debat demokrasi tingkat pelajar. Bawaslu juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan Kesbangpol dalam sejumlah kolaborasi yang dilakukan selama ini.

“Selain itu, kita juga akan menindaklanjuti dari pertemuan ini dalam bentuk pendidikan politik salah sagunya yang terdekat akan kita laksanakan yakni debat pelajar se-Kabupaten Nunukan yang ke-4,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Nunukan, Hasan Basri, mengatakan pendidikan politik sendiri sangat penting khusunya bagi generasi muda kita, pasalnya tanpa pendidikan politik generasi muda belum tentu paham cara yang tepat dalam bernegara.

“Pendidikan politik itu perlu, jadi apa yang hendak di agendakan oleh Bawaslu Nunukan ini sangat baik, dengan pendidikan politik masyarakat jadi lebih paham akan hak-hak dan kewajibannnya,” tegas Hasan.

Terkait wawasan politik masyarakat Nunukan, Hasan menyampaikan bahwa hingga saat ini respon masyarakat terkait isu pilkada langsung atau tidak langsung belum menunjukkan gejolak yang signifikan. Kesbangpol menegaskan bahwa penguatan pendidikan politik merupakan tugas dan kewajiban mereka, sehingga diharapkan kerja sama dengan Bawaslu, KPU, partai politik, serta mitra lainnya dapat terus berjalan dengan baik.

Melalui koordinasi dan sinergi ini, Bawaslu Nunukan dan Kesbangpol berharap upaya penguatan pendidikan politik dan demokrasi di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Penulis : Rival | Editor : Akbar