oleh

Pertimbangan Dinamika Atmosfer, BMKG Nunukan Imbau Masyarakat Tetap Waspada pada Perubahan Cuaca

RUBRIKKALTARA.ID, NUNUKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Nunukan mengimbau masyarakat agar meningkatkan waspada dalam menghadapi perubahan cuaca.

BMKG Nunukan melaporkan bahwa cuaca di Kab.Nunukan dalam sepekan kedepan umumnya akan didominasi oleh kondisi hujan ringan disertai petir pada malam hingga dini hari, namun perlu diwaspadai peningkatan intensitas hujan sedang hingga lebat.

“Untuk pengaruhnya pada perjalanan armada laut, pantauan tinggi gelombang di wilayah perairan Nunukan dan Sebatik untuk satu minggu kedepan menunjukkan tinggi gelombang ada pada kategori rendah (0.5 – 1.25 m) dengan kondisi berawan tebal,” ungkap Prakirawan BMKG Nunukan, Girindra Adi, pada Jumat (20/02/2036).

BMKG Nunukan juga mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di laut, terutama nelayan maupun operatir speedboat untuk senantiasa memperhatikan informasi cuaca sebelum melaut.

“Untuk sepekan kedepan cuaca diperkirakan berawan dan berpotensi hujan ringan disertau petir pada sore hingga dini hari,” jelasnya.

Setelah terjadinya insiden beberapa waktu lalu yang mengakibatkan kecelakaan pesawat di dataran tinggi Krayan, BMKG mengimbau kepada operator penerbangan serta masyarakat yang menggunakan transportasi udara untuk senantiasa memperbarui informasi cuaca di web resmi BMKG maupun aplikasi informasi cuaca demi keselamatan dan kenyamanan selama penerbangan.

“Untuk penerbangan di bandara Nunukan saat imi hanya melayani tujuan Nunukan – Long Bawan dan Nunukan – long layu, begitu pula sebaliknya. Untuk waktu penerbangan sendiri di dominasi pada pagi hingga sore hari. Yang mana untuk cuaca sendiri diprakirakan berawan dan berpotensi hujan ringan,” kata Adi.

Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari kedepan, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

“Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini diharapkan menjadi perhatian dalam perencanaan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta berbagai kegiatan luar ruang seperti ibadah dan wisata,” tambahnya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem.

“Sebagai dukungan bagi keselamatan perjalanan, BMKG menyediakan layanan informasi cuaca khusus jalur perjalanan melalui Digital Weather for Traffic (DWT) yang telah terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia. Layanan ini memungkinkan masyarakat memperoleh informasi cuaca sepanjang rute perjalanan, mulai dari lokasi keberangkatan hingga tujuan akhir sesuai kebutuhan pengguna, dan dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG maupun signature.bmkg.go.id/dwt,” pungkasnya.

Penulis : Rival | Editor : Akbar