oleh

Dorong Penamaan Jalan Veteran di Nunukan, Anggota Dewan Sambangi Pejuang Konfrontasi RI–Malaysia

RUBRIKKALTARA.ID, NUNUKAN – Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan, anggota DPRD Kabupaten Nunukan dari Fraksi NasDem, Hendrawan, menyambangi seorang veteran perjuangan yang pernah bertugas di garis depan pertahanan RI–Malaysia.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap jasa para pejuang yang telah mempertaruhkan nyawa demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kliwon Heri Siswadi, yang kini berusia 84 tahun, merupakan mantan Danramil berpangkat Peltu di Kodim 090301 Tanjung Selor dan pernah bertugas di ABRI 609 Nunukan.

“Saya waktu itu bertugas di wilayah Gunung Putih Krayan, daerah perbatasan yang menjadi salah satu titik rawan konflik pada masa konfrontasi RI–Malaysia di era 1960,” ujar Kliwon, Senin (10/11/2025).

Selama bertugas, Kliwon pernah menyita 75 unit alat berat ilegal asal Malaysia serta sejumlah kapal yang masuk secara tidak sah ke wilayah Indonesia. Aksinya itu menjadi salah satu bukti nyata peran penting pasukan di wilayah perbatasan dalam menjaga kedaulatan negara.

“Kami dulu bertempur bukan untuk kemewahan, tapi demi merah putih tetap berkibar di perbatasan. Sekarang saya hanya berharap generasi muda tidak melupakan sejarah,” tegasnya.

Meski telah lama pensiun, semangat nasionalisme Kliwon tidak pernah padam. Ia bahkan menghibahkan tanah seluas satu kilometer persegi untuk pembangunan Koramil Sebatik, yang juga dapat digunakan untuk kegiatan berkebun bagi prajurit purnawirawan dan pembangunan rumah dinas Babinsa.

Sementara itu, Anggota DPRD Nunukan, Hendrawan mengaku prihatin melihat kondisi para veteran di Nunukan yang hingga kini belum mendapatkan insentif maupun perhatian khusus dari pemerintah daerah.

“Pengorbanan mereka sangat besar. Tanpa perjuangan para veteran, kita tidak akan bisa menikmati keamanan dan kenyamanan seperti sekarang. Sayangnya, masih banyak di antara mereka yang hidup dalam keterbatasan tanpa penghargaan yang layak,” ujar Hendrawan, kepada Tribunkaltara.com, Senin (10/11/2025).

Hendrawan juga turut mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan Bapak Kliwon yang telah mengibahkan sebagian tanah miliknya buat negara, tindakan itu disebut Hendrawan sebagai bentuk pengabdian yang luar biasa dan layak mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat.

“Kami di DPRD akan menyampaikan kondisi ini ke pemerintah daerah. Saya juga akan mengusulkan agar ada program penghargaan khusus bagi para veteran. Bahkan, sudah saatnya Nunukan memiliki nama jalan Veteran sebagai simbol penghormatan bagi para pejuang terdahulu,” tegas Hendrawan.

Momentum Hari Pahlawan, kata Hendrawan, seharusnya bukan hanya seremonial tahunan, melainkan kesempatan untuk menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya menghargai jasa pejuang.

Ia menilai, perhatian terhadap veteran bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat yang menikmati hasil dari perjuangan mereka.

“Kita perlu meneladani semangat juang para pahlawan yang membela negara tanpa pamrih. Jangan sampai mereka yang berjasa justru dilupakan,” pungkasnya.

Penulis: Ryan Rivaldy | Editor: Akbar