oleh

Lapas Nunukan Tampilkan Hasil Ketahanan Pangan WBP di Bazar Ramadhan 1447 H

RUBRIKKALTARA.ID, NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan turut berpartisipasi dalam kegiatan Bazar Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Alun-Alun Kota Nunukan, Jumat (13/3/2026). Keikutsertaan Lapas Nunukan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan antara instansi pemerintah dan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, Lapas Nunukan membuka stand bazar yang menampilkan berbagai hasil program ketahanan pangan yang dikelola oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP). Produk yang ditawarkan kepada masyarakat antara lain telur serta berbagai jenis sayuran segar seperti pare, kacang panjang, kangkung, sawi, dan beberapa hasil tanaman lainnya.

Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Puang Dirham, mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses asimilasi warga binaan dengan masyarakat, di mana hasil karya dan produksi warga binaan dapat diperkenalkan secara langsung kepada publik.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa program pembinaan yang dilaksanakan di Lapas tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil ketahanan pangan sekaligus mendekatkan warga binaan dengan masyarakat,” ujar Puang Dirham.

Seluruh produk yang di tampilkan di stand Lapas Kelas IIB Nunukan tersebut merupakan hasil budidaya warga binaan melalui program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di lingkungan Lapas Nunukan. Program ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan kepada warga binaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan.

Selain itu, partisipasi dalam bazar Ramadan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan kepada masyarakat berbagai hasil pembinaan yang telah dilakukan di dalam Lapas.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat secara langsung bahwa warga binaan juga dibina untuk memiliki keterampilan yang bermanfaat dan produktif,” lanjut Puang.

Ia menambahkan, hasil panen yang dijual di stand Lapas Nunukan juga ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan selama Ramadan.

“Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih murah. Di sisi lain, masyarakat juga dapat lebih mengenal berbagai program pembinaan yang ada di pemasyarakatan,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Nunukan juga berharap masyarakat dapat melihat secara langsung bahwa program pembinaan di pemasyarakatan memiliki nilai manfaat dan memberikan dampak positif. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Bazar Ramadan tersebut turut melibatkan sejumlah instansi di Kabupaten Nunukan, termasuk Kodim 0911/Nunukan. Berbagai stand yang tersedia di lokasi bazar terlihat ramai dikunjungi masyarakat yang datang untuk membeli kebutuhan Ramadan sekaligus menikmati suasana kebersamaan di alun-alun kota.

Penulis : Rival | Editor : Akbar