oleh

Rayakan HUT ke-26 di Nunukan, LPADKT Dorong Pemerintah Percepat Pembangunan Perbatasan

RUBRIKKALTARA.ID, NUNUKAN  Dewan Pimpinan Pusat Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) menegaskan wilayah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah, baik dalam sektor pembangunan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP LPADKT dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 yang digelar di Nunukan, Kalimantan Utara.

Ketua Umum DPP LPADKT, A. Verdy Meru, mengatakan daerah perbatasan seperti Nunukan memiliki posisi strategis sehingga membutuhkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat, terutama dalam mendorong pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Daerah perbatasan patut mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat. Kami berharap Bapak Presiden dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan di wilayah perbatasan agar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Verdy, sabtu 9 Mei 2026.

Menurutnya, dipilihnya Nunukan sebagai lokasi perayaan HUT ke-26 LPADKT bukan tanpa alasan. Langkah tersebut menjadi bentuk perhatian organisasi terhadap kondisi Kalimantan Utara, khususnya wilayah perbatasan yang dinilai masih memerlukan banyak pembangunan.

“Tahun ini kita di Nunukan agar ada perhatian khusus dari pemerintah dalam hal pembangunan. Harapan kami, daerah perbatasan bisa lebih berkembang dan perekonomian masyarakat meningkat,” ujarnya.

Selain menyoroti pembangunan, LPADKT juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi terciptanya suasana aman dan damai di wilayah perbatasan.

“Terima kasih atas kerja sama seluruh pihak. Kami mengajak seluruh masyarakat Nunukan untuk menjaga kamtibmas demi terciptanya suasana yang aman dan damai,” katanya.

Verdy menjelaskan, selama 26 tahun berdiri, LPADKT terus membangun kebersamaan lintas suku dan agama. Ia menyebut organisasi tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang etnis maupun keyakinan.

“Sepanjang perjalanan LPADKT, berbagai etnis dan agama ikut bergabung bersama kami. Kami bersyukur karena banyak masyarakat dari suku lain ikut membesarkan LPADKT,” ungkapnya.

Saat ini, LPADKT memiliki 16 cabang yang turut memperingati HUT ke-26 secara bersama-sama. Organisasi tersebut juga mengusung prinsip utama 5K, yakni Kebersamaan, Kekeluargaan, Kepedulian, Kekompakan, dan Kehappiness sebagai landasan membangun solidaritas masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Verdy juga menegaskan LPADKT merupakan organisasi masyarakat yang mandiri dan tidak bergantung kepada pemerintah.

“LPADKT tidak pernah meminta kepada pemerintah maupun negara. Kami adalah ormas yang mandiri dan menunjukkan kinerja nyata ketika diberikan kesempatan menjadi anggota DPRD, bupati maupun wakil bupati,” tegasnya.

Penulis : Rival | Editor : Akbar