oleh

Krayan Selatan Terisolasi, Logistik Menipis dan Layanan Kesehatan Terganggu

RUBRIKKALTARA.ID, NUNUKAN – Kerusakan parah ruas jalan Lembudud–Long Layu akibat curah hujan tinggi yang terjadi hampir setiap hari menyebabkan akses transportasi menuju Krayan Selatan lumpuh total. Kondisi tersebut kini memicu krisis logistik, gangguan pelayanan kesehatan, hingga keterbatasan pasokan listrik dan telekomunikasi di wilayah perbatasan tersebut.

Anggota DPRD Nunukan, Gat Khaleb, mengatakan badan jalan yang sebelumnya menjadi jalur utama distribusi kini berubah menjadi kubangan lumpur dan tidak dapat dilalui kendaraan. Akibatnya, aktivitas transportasi darat yang menghubungkan sejumlah wilayah di Krayan Selatan terhenti.

Menurutnya, dampak paling dirasakan masyarakat adalah terganggunya distribusi kebutuhan pokok. Pasokan barang dari luar daerah tidak dapat masuk sehingga stok gula, kopi, dan berbagai bahan makanan di sejumlah toko mulai menipis bahkan terancam habis apabila kondisi tersebut berlangsung lebih lama.

“Kalau akses tidak segera dibuka, masyarakat berpotensi menghadapi kelangkaan bahan pokok karena distribusi barang saat ini praktis terhenti,” ujarnya.

Persoalan lain yang muncul adalah terganggunya pelayanan kesehatan. Jalur darat yang tidak dapat dilalui membuat proses rujukan pasien menuju Tarakan tertunda. Di sisi lain, transportasi udara juga belum dapat menjadi solusi karena kondisi landasan pacu yang licin akibat cuaca buruk sehingga menghambat operasional penerbangan.

Tidak hanya itu, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) mulai memengaruhi pelayanan dasar masyarakat. Pasokan BBM yang terbatas membuat operasional pembangkit listrik tidak berjalan normal. Saat ini, layanan listrik hanya mampu beroperasi sekitar empat jam setiap hari.

Keterbatasan pasokan listrik tersebut turut berdampak pada jaringan telekomunikasi yang sangat bergantung pada ketersediaan daya listrik. Akibatnya, aktivitas komunikasi masyarakat menjadi terganggu di tengah situasi darurat yang sedang berlangsung.

Gat Khaleb menilai kondisi Krayan Selatan saat ini sudah memasuki fase kritis dan membutuhkan langkah cepat dari pemerintah. Ia meminta pemerintah segera melakukan penanganan darurat untuk membuka kembali akses transportasi, menyalurkan logistik dan BBM, serta memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan agar dampak yang ditimbulkan tidak semakin luas dan membebani masyarakat perbatasan.

Penulis : Rival | Editor : Akbar