oleh

Satkamling Perbatasan Sei Nyamuk Bertahan di Dua Besar Nasional, Wakapolda Kaltara Beri Apresiasi

RUBRIKKALTARA.ID, NUNUKAN – Pos Satkamling Dusun Sejahtera, Desa Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, kembali mengharumkan nama Kalimantan Utara di tingkat nasional. Setelah meraih peringkat pertama dalam lomba Satkamling tingkat Provinsi Kalimantan Utara, pos keamanan lingkungan tersebut kini berhasil bertahan sebagai salah satu dari dua Satkamling terbaik di Indonesia.

Prestasi membanggakan itu mendapat perhatian langsung dari Wakapolda Kalimantan Utara, Brigjen Pol Yusuf, yang melakukan kunjungan ke Pos Satkamling Dusun Sejahtera untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada masyarakat setempat.

Meski cuaca kurang bersahabat dengan hujan deras yang mengguyur wilayah Sebatik Timur, antusiasme warga tetap tinggi. Ratusan masyarakat terlihat memadati area Pos Satkamling untuk menyambut kedatangan Wakapolda Kaltara bersama rombongan.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Yusuf menilai keberhasilan Pos Satkamling Dusun Sejahtera merupakan pencapaian luar biasa yang mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat perbatasan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Satkamling ini luar biasa. Di tengah keterbatasan wilayah perbatasan, masyarakat mampu menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan bertahan hingga dua besar nasional menjadi bukti kuat bahwa budaya gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Sebatik Timur masih terjaga dengan baik.

“Yang dinilai bukan bangunan yang megah, tetapi bagaimana masyarakat aktif menjaga lingkungannya. Dan semangat itu saya lihat sangat kuat di sini,” katanya.

Lebih jauh, Wakapolda menegaskan bahwa fungsi Pos Satkamling Dusun Sejahtera telah berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Selain sebagai tempat menjaga keamanan lingkungan, pos tersebut juga menjadi wadah mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Saya melihat pos ini hidup. Ada aktivitas masyarakat, ada kebersamaan, ada kepedulian sosial. Inilah kekuatan utama Satkamling yang sebenarnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan. Sinergi antara warga, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, TNI, dan Polri dinilai menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Sebatik Timur.

“Kalau masyarakat kompak, keamanan akan terjaga. Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Semangat seperti ini harus terus dipertahankan,” tegas Brigjen Yusuf.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda juga mengungkapkan bahwa dari lima peserta terbaik tingkat nasional, kini hanya tersisa dua finalis, yakni Satkamling binaan Polda Metro Jaya dan Satkamling Dusun Sejahtera Desa Sei Nyamuk.

“Artinya Satkamling ini sudah berada di level nasional. Ini menjadi kebanggaan bukan hanya bagi Kabupaten Nunukan, tetapi juga seluruh masyarakat Kalimantan Utara,” katanya.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, Wakapolda menyerahkan piagam penghargaan kepada pengurus dan anggota Satkamling Dusun Sejahtera. Selain itu, bantuan tiga unit sepeda turut diberikan untuk mendukung operasional Satkamling.

Sementara itu, Ketua Satkamling Dusun Sejahtera, Andi Djamaluddin, mengatakan keberhasilan yang diraih saat ini merupakan hasil kerja sama dan kekompakan seluruh warga yang selama ini aktif menjaga keamanan lingkungan secara swadaya.

Ia menjelaskan, Pos Satkamling yang dibangun masyarakat tidak hanya digunakan untuk kegiatan ronda malam, tetapi juga dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.

“Pos ini bukan cuma tempat ronda. Anak-anak sering belajar pada malam hari di sini, bahkan kegiatan Posyandu juga kerap dilaksanakan di tempat ini,” ujarnya.

Menurut Andi, tingginya rasa memiliki masyarakat terhadap Pos Satkamling menjadi salah satu faktor yang membuat keberadaannya tetap aktif dan berkembang hingga saat ini.

“Semua warga ikut menjaga dan merawat. Karena itu rasa kebersamaan dan gotong royong di sini sangat kuat,” katanya.

Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, turut menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Pos Satkamling Dusun Sejahtera. Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa masyarakat perbatasan memiliki semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.

“Ini membuktikan bahwa masyarakat perbatasan tidak kalah. Justru mereka mampu menunjukkan kekompakan, kepedulian, dan semangat gotong royong yang luar biasa hingga mendapat pengakuan di tingkat nasional,” ujarnya.

Zainal berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi desa dan dusun lain untuk menghidupkan kembali budaya ronda malam serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Pada akhir kegiatan, Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur menyerahkan cendera mata berupa selendang, songkok, dan mandau kepada Wakapolda Kalimantan Utara sebagai simbol penghormatan serta wujud pelestarian budaya masyarakat perbatasan.

“Dari Perbatasan untuk Indonesia, Satkamling Dusun Sejahtera membuktikan bahwa keamanan terbaik lahir dari kebersamaan masyarakat.” pungkasnya.

Penulis : Rival | Editor : Akbar